Menebar Salam: Sunnah yang Sering Terlupakan
Menebar Salam: Sunnah yang Sering Terlupakan
Di tengah kesibukan hidup modern, banyak dari kita yang melupakan salah satu sunnah sederhana namun penuh keberkahan, yaitu menebar salam. Padahal, salam bukan hanya sekadar ucapan sapaan, melainkan doa yang mengandung makna mendalam: “Assalamu’alaikum” berarti “Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah tercurah untukmu.”
Salam Adalah Syiar Islam
Memberi salam adalah tanda kasih sayang dan persaudaraan sesama Muslim. Rasulullah SAW bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian lakukan, kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa menebar salam adalah pintu menuju tumbuhnya cinta, kedamaian, dan ukhuwah di antara kaum Muslimin.
Keutamaan Menebar Salam
Mendapat Doa dan Pahala
Orang yang mengucapkan salam mendoakan saudaranya, dan Allah menjanjikan pahala kebaikan.
Menghapus Sifat Sombong
Menyapa terlebih dahulu dengan salam menunjukkan kerendahan hati dan kepedulian.
Menjaga Persaudaraan
Salam menjadi perekat ukhuwah Islamiyah di tengah perbedaan yang ada.
Sayangnya, banyak kaum Muslim yang mulai melupakan sunnah ini. Sapaan salam sering diganti dengan ucapan modern seperti “hai” atau “halo” tanpa diiringi doa. Padahal, salam adalah ciri khas umat Islam yang membawa keberkahan dalam setiap pertemuan.
Bagaimana Cara Menghidupkan Sunnah Salam?
Biasakan mengucapkan salam ketika bertemu sesama Muslim, baik dikenal maupun tidak.
Mulailah salam dengan suara jelas dan penuh keikhlasan.
Ajarkan anak-anak sejak dini pentingnya salam sebagai identitas dan doa.
Gunakan salam bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga dalam percakapan digital.
Menebar salam adalah sunnah yang sederhana, tapi dampaknya besar bagi hati, ukhuwah, dan masyarakat. Mari kita hidupkan kembali sunnah yang mulai terlupakan ini. Sebarkan salam, tebarkan doa, dan raih pahala yang dijanjikan Allah.