Shalat lah dua rakaat sebelum subuh maka kau akan mendapatkan dunia dan seisinya

Shalat Fajar adalah shalat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan sebelum shalat Subuh. Shalat ini dikenal juga dengan sebutan:

Shalat sunnah qabliyah subuh, shalat sunnah fajar, rakaat fajar, shalat ini termasuk shalat sunnah rawatib (shalat sunnah yang mengiringi shalat wajib) dan memiliki kedudukan yang sangat agung di sisi Allah SWT. Keutamaan shalat sunnah Subuh atau shalat fajar, meski pelaksanaannya tampak ringan, yaitu dua rakaat, tetapi shalat ini mengandung keutamaan luar biasa. Hal itu sebagaimana hadits Rasulullah saw berikut: رَكْعَتَا اَلْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ اَلدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya: Dua rakaat shalat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya (HR Muslim). Dari hadits riwayat Imam Muslim ini, kita sulit membayangkan betapa besarnya keutamaan shalat fajar ini, berikut merupakan keutamaan shalat sunnah fajar:

Lebih Baik dari Dunia dan Isinya

Rasulullah SAW. bersabda:

“Rakaat fajar (shalat sunnah 2 rakaat sebelum Subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim, no. 725).

Dijaga oleh Allah SWT

Orang yang rutin melaksanakan shalat Fajar akan mendapatkan perlindungan dari Allah. “Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh (termasuk sebelumnya shalat fajar), maka ia berada dalam jaminan Allah.” (HR. Muslim, no. 657).

Sunnah yang Tidak Pernah Ditinggalkan Nabi

Dari ‘Aisyah RA:

“Nabi SAW. Tidak pernah meninggalkan shalat dua rakaat sebelum Subuh, baik ketika beliau sedang mukim maupun ketika sedang safar.” (HR. Bukhari no. 1090, Muslim no. 724).

Cara melaksanakan shalat sunnah fajar:

Niat di dalam hati, atau boleh dilafalkan:

نَوَيْتُ سُنَّةَ الْفَجْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Aku niat shalat sunnah fajar dua rakat karena Allah Ta’ala.’’

Shalat dua rakat (seperti shalat biasa)

Surah yang dianjurkan:

Dalam hadis, Rasulullah SAW. Biasa membaca surah pendek dalam shalat sunnah fajar,

Rakaat 1: Surah Al-Kafirun (Q.S. 109)

Rakaat 2: Surah Al-Ikhlas (Q.S. 112)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

“Rasulullah SAW. membaca dalam dua rakaat fajar:

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (Al-Kafirun) dan قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (Al-Ikhlas).” (HR. Muslim no. 726)”

Atau boleh juga surah lainnya sesuai kemampuan dan hafalan.

Amalan setelah shalat sunnah fajar:

Berdzikir dan Berdoa

Setelah shalat sunnah fajar, duduk dan berdzikir adalah amalan yang sangat dianjurkan. Beberapa dzikir yang bisa diamalkan:

Istighfar dan Tasbih

Subhanallah (33x), Alhamdulillah (33x), Allahu Akbar (34x). Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.

 Nabi SAW. Bersabda:

“Aku duduk setelah shalat fajar hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada membebaskan empat orang budak.”(HR. Abu Dawud, shahih).

 Tidak Tidur Lagi Sampai Matahari Terbit (Ishraq)

Jika memungkinkan, duduk setelah shalat fajar hingga matahari terbit lalu shalat 2 rakaat, maka mendapat pahala seperti haji dan umrah sempurna.

Nabi SAW. Bersabda:

 “Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian shalat dua rakaat, maka ia akan mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.” (HR. Tirmidzi, Hasan).

 Membaca Al-Qur’an

Bacalah Al-Qur’an beberapa ayat setelah shalat fajar. Pagi hari adalah waktu yang diberkahi untuk merenungi firman Allah.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya bacaan di waktu fajar itu disaksikan (oleh para malaikat).” (QS. Al-Isra’: 78).

Begitu banyak keutamaan shalat sunnah fajar yang sayang jika kita lewatkan, marilah kita sebagai muslim yang taat jangan menyia nyiakan shalat yang penuh berkah ini, barakallahu fiikum.

Add a Comment

All Categories

Recent Posts

Keimanan yang Menjadikan Hidup Lebih Bermakna

Mendekat kepada Allah Melalui Kepedulian Sosial

Mangapa Allah Menguji Orang yang Sedang Berusaha Taat?

Butuh Bantuan?
1