Kumpulan Doa Sehari-hari Sesuai Sunnah Rasulullah SAW.

Membaca doa sehari-hari adalah salah satu bentuk dzikir (mengingat Allah) yang menunjukkan ketundukan dan penghambaan diri seorang Muslim. Dengan membiasakan diri berdoa dalam aktivitas harian seperti saat makan, tidur, masuk rumah, keluar kamar mandi, dan lainnya seorang Muslim menyadari bahwa setiap aktivitas adalah bagian dari ibadah. Disebutkan dalam hadist nabi:

“barangsiapa berdoa kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya atau menolak keburukan darinya, selama tidak berdoa untuk dosa atau memutuskan tali silaturahmi.” (HR. Tirmidzi). Di hadis lain pun disebutkan bahwa, “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa“. [At-Timidzi, bab Do’a 12/263, Ibnu Majah, bab Do’a 2/341 No. 3874. Musnad Ahmad 2/362].

Doa Sebelum dan Sesudah Makan

Doa Sebelum Makan

بِسْمِ اللَّهِ

Artinya: “Dengan nama Allah.”

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian makan, maka hendaklah ia menyebut nama Allah. Jika lupa menyebut nama Allah di awalnya, maka ucapkanlah: ‘Bismillāhi awwalahu wa ākhirah’.” (HR. Abu Dawud no. 3767, Tirmidzi no. 1858)

Doa Sesudah Makan

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا، وَرَزَقَنِيهِ، مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi aku makan ini dan memberikannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.”

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang makan lalu membaca doa ini, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Tirmidzi no. 3458)

Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Doa Masuk Kamar Mandi

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari jin jantan dan jin betina (kejahatan).”

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

“Rasulullah SAW jika masuk ke WC, beliau membaca: ‘Allāhumma innī a‘ūdzu bika…” (HR. Bukhari no. 142, Muslim no. 375)

Doa Keluar Kamar Mandi

غُفْرَانَكَ

Artinya: “Aku memohon ampunan-Mu (ya Allah).”

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

“Apabila Rasulullah SAW keluar dari kamar mandi, beliau mengucapkan: ‘Ghufrānaka’.” (HR. Abu Dawud no. 30, Ibnu Majah no. 300)

Doa Masuk dan Keluar Masjid

Doa Masuk Masjid

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Artinya: “Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”

Dari Abu Humaid atau Abu Usayd radhiyallahu ‘anhuma:

“Ketika Rasulullah SAW masuk masjid, beliau mengucapkan: ‘Allāhummaftah lī abwāba raḥmatika’.” (HR. Muslim no. 713)

Doa Keluar Masjid

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu.”

Diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Ketika keluar masjid, Rasulullah SAW mengucapkan: ‘Allāhumma innī as’aluka min faḍlika’.” (HR. Muslim no. 713)

Doa Masuk dan Keluar Rumah

Doa Masuk Rumah

بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

Artinya: “Dengan nama Allah kami masuk, dan dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.”

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila seseorang masuk rumahnya dan menyebut nama Allah saat masuk dan makan, syaitan berkata: ‘Tidak ada tempat bermalam dan makanan bagi kalian.’” (HR. Muslim no. 2018)

Doa Keluar Rumah

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّهِ

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa keluar dari rumah lalu membaca doa ini, maka dikatakan kepadanya: ‘Engkau telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’” (HR. Abu Dawud no. 5095, Tirmidzi no. 3426)

Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur

Doa Sebelum Tidur

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup.”

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila engkau hendak tidur, bacalah: ‘Bismika Allāhumma amūtu wa aḥyā.’” (HR. Bukhari no. 6311)

Doa Setelah Bangun Tidur

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali.”

Diriwayatkan dari Hudzaifah:

“Apabila Nabi bangun dari tidurnya, beliau membaca: ‘Alhamdulillāhillażī aḥyānā…’” (HR. Bukhari no.   6312, Muslim no. 763)

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai ” (QS. Al-A’raf: 205). Doa-doa harian bukan sekadar bacaan rutin, tetapi merupakan wujud penghambaan kepada Allah SWT dalam aktivitas harian. Dengan mengamalkannya, hati menjadi tenang, hidup menjadi berkah, dan kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Add a Comment

All Categories

Recent Posts

Keimanan yang Menjadikan Hidup Lebih Bermakna

Mendekat kepada Allah Melalui Kepedulian Sosial

Mangapa Allah Menguji Orang yang Sedang Berusaha Taat?

Butuh Bantuan?
1