Kasih Sayang Tanpa Batas Rasulullah kepada Umatnya Hingga Akhir Hayatnya

Kasih sayang Rasulullah ﷺ terhadap umatnya adalah kisah cinta sejati antara seorang nabi dan umat yang belum pernah beliau temui. Beliau tidak hanya menjadi pembawa risalah, tetapi juga sosok yang mencintai umatnya dengan sepenuh hati bahkan hingga detik-detik terakhir kehidupannya di dunia.

Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling penyayang. Beliau memikirkan kesejahteraan umatnya siang dan malam, berdoa agar mereka mendapat ampunan, dan rela menanggung penderitaan demi keselamatan mereka di akhirat.

Allah ﷻ menggambarkan kasih sayang dan kepedulian Nabi Muhammad ﷺ kepada umatnya dalam Al-Qur’an:

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

“Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri; terasa berat baginya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.”
(QS. At-Taubah: 128)

Ayat ini menjadi bukti betapa dalamnya kasih sayang Rasulullah kepada umatnya. Beliau merasa sedih jika ada umatnya yang tersesat, menderita, atau jauh dari Allah. Dalam setiap sujudnya, Rasulullah ﷺ memohonkan ampunan untuk umatnya, bahkan mereka yang belum lahir.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Perumpamaan aku dan umatku adalah seperti seorang yang menyalakan api, lalu serangga-serangga dan kupu-kupu berjatuhan ke dalamnya. Aku berusaha menahan kalian agar tidak terjerumus ke dalam api (neraka), namun kalian tetap berusaha memasukinya.”
(HR. Muslim)

Kasih sayang Rasulullah ﷺ kepada umatnya tidak berakhir ketika beliau wafat. Doa dan syafaat beliau akan terus menjadi cahaya bagi umat Islam hingga hari kiamat. Oleh karena itu, sebagai tanda cinta kita kepada beliau, sudah sepantasnya kita membalas kasih sayang itu dengan ketaatan kepada Allah, memperbanyak shalawat, dan mengikuti sunnahnya.

Add a Comment

All Categories

Recent Posts

Keimanan yang Menjadikan Hidup Lebih Bermakna

Mendekat kepada Allah Melalui Kepedulian Sosial

Mangapa Allah Menguji Orang yang Sedang Berusaha Taat?

Butuh Bantuan?
1