Dzikir Setelah Shalat Fardhu Kunci Penghapus Dosa dan Penenang Hati

Shalat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim. Namun, setelah menyelesaikan shalat, ibadah belumlah selesai. Justru di situlah ada amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ dan dijanjikan pahala besar oleh Allah ﷻ, yaitu dzikir setelah shalat fardhu. Dzikir ini menjadi penyempurna ibadah, penghapus dosa, dan penenang hati bagi setiap hamba yang melakukannya dengan ikhlas.

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ
“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk, dan di waktu berbaring.”
(QS. An-Nisa: 103)

Ayat ini menunjukkan bahwa dzikir adalah lanjutan dari ibadah shalat. Dengan berdzikir setelah shalat, seorang Muslim menunjukkan rasa syukur dan kerendahan hati di hadapan Allah yang telah memberinya kesempatan untuk beribadah.

Keutamaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

  1. Menghapus dosa-dosa kecil.
    Dzikir yang dilakukan dengan tulus dan penuh keikhlasan menjadi sebab Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
  2. Menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah.
    Semakin sering seseorang mengingat Allah, semakin tinggi derajatnya di sisi-Nya.
  3. Menentramkan hati.
    Allah ﷻ berfirman:
    “Ala bidzikrillahi tathmainnul qulub”
    “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
    (QS. Ar-Ra’d: 28)
  4. Menjaga keikhlasan dan konsistensi dalam ibadah.
    Dzikir membuat seseorang tetap terhubung dengan Allah setelah shalat, bukan hanya sekadar melaksanakan kewajiban.
  5. Menjadi pelindung dari godaan setan.
    Rasulullah ﷺ mengajarkan dzikir agar hati tetap terjaga dari was-was dan bisikan syaitan setelah shalat.

Dzikir yang Dianjurkan Setelah Shalat

Beberapa bacaan dzikir yang dianjurkan setelah shalat fardhu antara lain:

  • Istighfar (Astaghfirullah) sebanyak 3 kali.
  • Tasbih, tahmid, takbir:
    “Subhanallah” 33 kali, “Alhamdulillah” 33 kali, “Allahu Akbar” 33 kali.
  • Tahlil:
    “Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir.”
  • Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255).
  • Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.

Dzikir setelah shalat fardhu adalah kunci untuk menjaga kebersihan hati, menghapus dosa, dan memperkuat hubungan spiritual antara hamba dengan Penciptanya. Di dunia yang sibuk dan penuh distraksi, dzikir adalah tempat kembali yang menenangkan jiwa.

Add a Comment

All Categories

Recent Posts

Keimanan yang Menjadikan Hidup Lebih Bermakna

Mendekat kepada Allah Melalui Kepedulian Sosial

Mangapa Allah Menguji Orang yang Sedang Berusaha Taat?

Butuh Bantuan?
1